Tips Berbelanja Daging Ayam Segar

Tips Berbelanja Daging Ayam Segar

Daging ayam kaya akan kandungan protein sehingga dengan mengkonsumsi daging ayam badan akan memperoleh energy atau sumber tenaga.

Daging ayam lebih sering dipilih dibandingkan daging sapi atau ikan karena rasanya yang enak dan mudah mengolahnya. Ada banyak sekali resep masakan berbahan dasar daging ayam sehingga kita tidak akan pernah bosan dengan makanan olahan daging ayam. Namun sebaik apapun resep dan bumbu yang digunakan, tidak akan membuat masakan daging ayam itu enak jika kualitas dagingnya tidak segar. Biasanya daging ayam segar hanya bertahan 4-6 jam setelah dipotong, daging ayam segar dingin hanya bertahan 24 jam setelah dimasukkan ke dalam chiller atau lemari es, sedangkan daging ayam segar beku dapat bertahan lama jika disimpan dalam kondisi yang tepat seperti pada suhu -18 0C yang dapat bertahan selama 12 bulan dan pada ayam yang sudah dipotong-potong dapat bertahan selama 9 bulan.

Untuk itu kita perlu berhati – hati saat membeli daging ayam. Jika daging ayam yang kita pilih segar, maka protein dan kandungan gizi di dalamnya ikut terjaga. Begitu juga sebaliknya. Jika kualitas daging ayam buruk, maka gizi dan protein dalam daging pasti akan rusak juga.

Untuk dapat memilih daging ayam yang segar, berikut ini beberapa tipsnya :

  • Coba tekan bagian dada

Ayam yang baik dan segar, apabila ditekan, bentuknya akan kembali seperti semula, terasa empuk dan memiliki bentuk dada yang cenderung bulat dan berisi. Apabila kulit ayamnya tenggelam dan cenderung keras, itu artinya ayam tidak lagi segar dan tentu saja tidak baik dikonsumsi. Apabila terasa kenyal, maka ayam tersebut dipastikan mengandung formalin, dan ayam yang terlihat membengkak juga dapat dipastikan telah disuntik agar lebih berat daripada ukuran aslinya.

  • Lihat warna daging

Daging ayam yang sehat atau fresh biasanya berwarna putih, agak krem dan pink kemerahan. Hindari membeli daging ayam yang kelihatan memar karena daging ayam dalam kondisi segar tidak mungkin memiliki memar dan hindari memilih daging ayam yang sudah berwarna kelabu atau ada semburat – semburat warna abu – abu dan juga  jauhilah daging yang warnanya agak hijau. Daging ayam yang warnanya terlihat abu – abu menandakan bahwa daging ayam itu sudah terlalu lama di dalam lemari pendingin yang berarti ayam tersebut sudah dipotong lama.

Namun, ayam segar juga bisa berwarna kuning. Ini bisa saja terjadi. karena biasanya warna daging ayam akan dipengaruhi oleh jenis makanan yang dimakannya. Daging ayam yang berwarna cenderung kuning bukan berarti daging tersebut tidak fresh. Daging ayam yang berwarna pink atau cenderung sedikit kuning tetap fresh asalkan tidak ada bagian daging yang sudah berubah warna menjadi abu – abu.

  • Berhati – hati saat membeli daging ayam beku

Supermarket biasanya menyediakan daging ayam segar dalam keadaan beku. Daging yang dibekukan tetap terjaga kesegarannya. Namun dalam membekukan daging ayam harus teliti dan memiliki trik tersendiri. Daging ayam yang dibekukan harus benar – benar keras seperti batu dan tidak terdapat kristal es yang menempel pada daging. Saat hendak membeli, coba pilih bungkusan daging ayam yang berada paling bawah. Jika dalam bungkusan tersebut terdapat air yang menetes, maka daging ayam itu sudah dibekukan berulang kali. Daging ayam seperti itu sebenarnya kandungan gizinya masih terjaga. Hanya saja rasa dagingnya akan berkurang.

  • Hindari membeli ayam yang “berdarah”

Sebaiknya hindari ayam yang memiliki banyak darah, karena kondisi ayam tersebut memiliki beberapa indikasi. biasanya supermarket akan mengemas daging ayamnya dengan plastic wrap sehingga kita bisa melihat daging ayam tanpa langsung memegangnya. Namun jika ada daging ayam yang terlihat ada genangan air darah, maka dapat dipastikan daging tersebut sudah banyak dipegang sebelumnya, sehingga tekstur dagingnya rusak dan membuat darahnya keluar. Selain itu, daging ayam yang sudah terlalu banyak dipegang akan terkontaminasi dan mengandung banyak kuman.

  • Coba gosok – gosok kulit daging

Sekarang ini banyak pedagang nakal yang ingin mendapatkan keuntungan berlimpah dengan cara yang tidak patut. Contohnya dengan merendam daging ayam dengan bahan kimia agar ayam terlihat fresh. Jika saat menggosok permukaan daging lalu terlihat ada seperti bubuk atau tepung, maka kita patut curiga. Kemungkinan daging tersebut sudah terkontaminasi bahan kimia tertentu dan bubuk atau tepung tersebut adalah sisa bahan kimia yang tertinggal akibat pencucian yang tidak sempurna.

  • Kulit Tak Kering dan Tak Berlendir

Ketika memilih daging ayam, ciri yang sehat adalah kulitnya tak menunjukkan adanya kekeringan. Hanya saja, pastikan pula bahwa kulit tak mengeluarkan cairan apalagi berlendir. Kulit daging ayam yang tak kering maupun tak berlendir adalah yang paling baik dan dianggap bagus serta sehat.

  • Pilihlah daging ayam yang dihinggapi lalat

Tips ini mungkin bisa diterapkan saat membeli daging ayam di pasar tradisional. Daging ayam segar biasanya akan mengundang lalat datang. Jika tidak ada lalat yang hinggap, maka kita patut curiga bahwa daging ayam tersebut kemungkinan sudah mengandung borax.

  • Periksa bau ayam

Aroma dari daging ayam yang masih segar dan sehat adalah yang tidak memiliki bau, sehingga Anda akan tahu apakah ayam tersebut masih segar atau tidak dari adanya bau busuk atau tidak. Hindari memilih daging ayam yang baunya sudah tak enak, seperti jika ayam tersebut berbau bahan kimia, dapat dipastikan ayam tersebut mengandung formalin atau bahan kimia berbahaya lainnya.

  • Tidak berlemak pada Serat Daging

Ciri-ciri dari daging ayam yang baik lainnya adalah tidak terdapat lemak di antara serat daging meski memang daging ayam sendiri masih termasuk makanan yang mengandung lemak jenuh. Jadi, perhatikan ketika sang pedagang memotong atau menyayat daging ayam yang Anda incar. Demi kesehatan Anda, hindarilah daging ayam yang terdapat lemak tepat di antara serat dagingnya.

  • Berserat halus

Seperti ketika memilih daging sapi, ada baiknya juga untuk memerhatikan apakah daging tersebut berserat halus. Ciri daging ayam yang sehat dan masih baik adalah seratnya yang halus dan ketika disayat, masih ada darah yang keluar. Justru tak perlu khawatir apabila daging ayam masih mengeluarkan darah ketika dipotong atau disayat.

Demikianlah beberapa tips dalam memilih daging ayam yang segar. Semoga tips tersebut bermanfaat dan selamat memilih daging ayam segar, sehat dan aman. Akan jauh lebih baik juga kalau kita selalu membeli daging dari pedagang di mana ayamnya sendiri masih dalam kondisi hidup atau kita bisa melihat proses pemotongannya. Untuk menyimpan ayam agar terjaga kesegarannya, Anda bisa menyimpan ayam dengan plastik dan melabeli ayam tersebut dengan tanggal pemeblian dan jangan lupa disimpan di freezer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *