Mencukupi Gizi Keluarga dengan Budget Minim

Mencukupi Gizi Keluarga dengan Budget Minim

Dilema rasanya ketika ingin makan makanan bergizi tetapi harganya mahal. Sebut saja salmon, tuna, daging sapi, atau sekadar oats, harganya juga mahal. Jika dibandingkan dengan mengkonsumsi ikan lele, kikil sapi, atau sarapan dengan nasi goreng saja, pasti jauh lebih murah, tetapi gizinya memang tidak sebanding. Galau lagi jika harus mencukupi gizi seluruh anggota keluarga. Ada anak yang masih dalam tahap pertumbuhan, pasti asupan gizi harian menjadi hal wajib untuk dicukupi. Tentu ini membuat kita harus memutar otak, bagaimana agar gizi anak dan seluruh keluarga tercukupi, tapi tidak sampai bikin kantong jebol.

Urusan kesehatan keluarga pasti menjadi prioritas nomor satu. Makanan bergizi menjadi perhatian untuk bisa dipenuhi. Kebutuhan gizi harian setiap individu memang berbeda-beda. Tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan juga aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Jika diambil angka rata-rata, kebutuhan protein orang dewasa yang berumur 28-35 tahun adalah sebanyak 65 gram/hari. Untuk anak yang berusia 1-3 tahun, kebutuhan akan protein sebanyak 26 gram/hari.

Lalu, bagaimana agar keluarga kita tetap bisa mengkonsumsi makanan bergizi dengan budget rendah, sehingga asupan gizi keluarga tetap tercukupi tapi juga tidak membebani keuangan keluarga? Tumbasin.id punya 5 (lima) tips yang bisa diterapkan. Simak ulasan berikut ini!

Memasak sendiri di rumah

Ketika kita memasak sendiri di rumah, selain lebih hemat juga lebih sehat. Kita bisa mengatur sendiri berapa banyak gizi yang diperlukan oleh seluruh anggota keluarga. Makanan yang dimasak, pasti lebih terjamin mutu serta kebersihannya. Kita hanya perlu menjadi kreatif untuk mengolah bermacam menu sehat dari bahan makanan bergizi tinggi. Jika kamu bekerja dan tidak sempat memasak setiap hari, kamu bisa melakukannya disaat weekend. Untuk kamu yang sempat memasak setiap hari, lebih baik untuk mengolah bahan makanan menjadi beberapa masakan sekaligus. Lalu bisa dibuat dalam porsi besar yang bisa dimakan untuk 2-3 kali dalam sehari. Hanya tinggal dipanaskan kembali sesaat sebelum waktu makan tiba. Karena selain lebih hemat waktu, juga bisa meminimalkan limbah bahan pangan.

Membuat perencanaan daftar belanja

Perencanaan adalah kunci berhemat. Sehingga bukan tidak mungkin bagi kita untuk bisa mengonsumsi makanan bergizi dengan budget kecil. Kita hanya perlu merencanakan daftar belanjaan untuk satu minggu atau bahkan satu bulan. Jika punya tempat penyimpanan (freezer) yang lebih besar, lebih baik membeli bahan makanan sekaligus dalam jumlah yang banyak. Kecuali untuk buah dan sayur-sayuran yang tidak bisa tahan lama. Juga perlu diingat, sebelum membuat daftar belanja, pastikan telah menginventarisasi isi kulkas. Jadi, hanya tinggal membeli kekurangannya saja dari bahan yang masih ada di kulkas. Tujuannya agar tidak ada bahan makanan yang tersisa atau lupa diolah.

Cari harga terbaik

Jika kita ingin berhemat, cobalah membeli bahan makanan langsung di pasar tradisional. Atau bisa berbelanja di swalayan dan supermarket yang sedang menawarkan promo diskon untuk bahan makanan yang paling mahal ada di daftar belanjaan. Seperti daging sapi dan ikan yang mengandung protein tinggi. Jika perlu, bandingkan harga di beberapa supermarket dengan melihat selebaran daftar produk yang sedang diskon. Kamu juga bisa belanja bahan makanan di tumbasin.id. Selain harga yang kompetitif, kualitas produk tidak kalah saing dengan produk supermarket loh!

Pintar memilih bahan makanan yang tidak menguras dompet

Sebenarnya masih banyak bahan makanan bergizi yang bisa didapat dengan harga murah. Misalnya, kita bisa selang-seling antara protein hewani dan nabati. Tidak harus setiap hari makan daging sapi, kalau bisa diganti dengan bahan makanan lain yang juga tinggi protein. Seperti telur dan juga tempe. Kacang-kacangan seperti almond dan lentil juga memiliki kandungan gizi yang sangat banyak. Selain itu, banyak ragam jenis sayur-sayuran yang bisa dikonsumsi karena bergizi tinggi terlebih sayuran hijau.

Pintar mencari tempat makan murah namun menjual menu bergizi

Sesekali bolehlah jajan di luar, menikmati makanan sehat di tempat makan favorit. Kita hanya harus pintar memilih tempat makan yang menyediakan menu sehat. Memastikan bahwa tempat makan tersebut mengolah menu makanannya dari bahan-bahan yang masih segar. Terlebih yang harganya murah atau sedang menawarkan promo diskon.

Selain kelima tips di atas, tidak lupa juga untuk banyak minum air putih. Karena bagaimana pun, air juga termasuk kebutuhan gizi yang harus dipenuhi setiap harinya. Ini sumber gizi yang paling murah dan sangat mudah didapat. Tubuh orang dewasa membutuhkan asupan air putih sebanyak 2,6 liter per harinya. Sedangkan kebutuhan air untuk balita mencapai 1,5 liter per hari. Jadi jika mau kebutuhan gizi harian keluarga kita tercukupi, bisa mulai dari hal yang terkecil dulu. Pastikan bahwa keluarga kita telah minum air cukup setiap harinya sesuai standar yang telah ditetapkan.

So, selamat mencoba! Terus sehat untuk kita dan keluarga.

Memilih Sayuran yang Segar dan Menyehatkan

Memilih Sayuran yang Segar dan Menyehatkan

Kebutuhan nutrisi bagi tubuh sejatinya adalah satu keharusan, salah satu sumber nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh kita adalah dengan mengkonsumsi sayur dan buah. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat baik anak-anak maupun orang dewasa yang tidak menyukai sayur. Terdapat berbagai cara untuk menyajikan sayuran ke dalam menu sehari-hari. Untuk dapat mengolah sayur ke dalam aneka sajian, tentunya diperlukan sayuran yang terjaga kesegarannya. Berikut cara memilih sayuran segar

  1. Perhatikan warnanya, pilihlah warna yang terlihat masih cerah, alias tidak kusam. Jangan memilih sayuran hijau yang sudah menguning dan layu.
  2. Untuk sayuran berbentuk daun, perhatikan bentuknya dengan melihat tekstur dan kesempurnaan fisik, pilihlah sayuran yang tidak sobek dan kusut. Namun, jika sayuran tersebut cacat karena termakan ulat, maka hal tersebut tidak jadi masalah karena diyakini sayuran tersebut tidak mengandung pestisida yang berlebihan.
  3. Untuk umbi-umbian maka yang perlu anda perhatikan adalah teksturnya yang masih keras atau tidak gembur atau lunak. Pilihlah umbi-umbian yang masih kesat atau tidak berlendir.
  4. Jika memungkinkan, pilih sayuran hidroponik. Cirinya, memiliki akar yang panjang. Pada umumnya tanaman ini dipelihara dalam rumah kaca tertutup sehingga jarang terserang hama, yang berarti akan sangat kecil kemungkinan dalam penggunaan pestisida.
  5. Perhatikan secara cermat, jangan pilih sayuran dengan bercak putih, karena dimungkinkan bercak tersebut adalah bekas penyemprotan pestisida yang sudah mengering dan menempel pada sayuran. Kiat lain untuk memilih sayuran segar yang sehat juga dapat dilihat disini https://bacaterus.com/cara-memilih-sayuran-yang-baik/

Selain sayuran, buah juga diidentikkan sebagai pendamping sayuran dalam sajian makanan. Mengonsumsi buah pun disarankan untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin. Seperti sayuran, memilih buah juga merupakan hal yang penting. Berikut kiat memilih buah yang segar:

  1. Pilihlah buah yang masih segar dan terlihat tidak layu.
  2. Hindari memilih buah yang mengkilap pada kulitnya (buah impor) karena kemungkinan besar buah tersebut sudah terlapisi oleh lilin yang sangat tipis, biasanya ditemukan di buah apel.
  3. Pilihlah buah yang sudah masak pohon, alias tidak masak karena dipacu setelah buah dipetik dari pohon (dikarbit).
  4. Belilah buah saat sedang musimnya, selain harga terjangkau juga tentunya kita akan leluasa memilih buat terbaik karena jumlahnya yang melimpah di pasaran.
  5. Hindari membeli buah dan sayur di tempat-tempat wisata, karena pada umumnya pedagang melakukan praktek jual beli yang tidak sehat.

Semoga tips ini dapat menjadi perhatian dalam memilih buah dan sayur yang akan kita konsumsi, dan yang tak kalah penting adalah ; usahakan kita membeli sayur dan buah di tempat biasa kita membelinya atau dengan cara berlangganan.

Mengolah Ayam Goreng yang Baik dan Benar

Mengolah Ayam Goreng yang Baik dan Benar

Selama ini ayam goreng mempunyai reputasi yang kurang baik karena proses pengolahannya yang digoreng dengan banyak minyak dan dinilai kurang sehat. Padahal selain lezat, ayam goreng sering menjadi masakan andalan karena relatif murah dan mudah disajikan. Sekarang tidak perlu khawatir, terdapat trik khusus untuk mengolah ayam goreng yang baik untuk diet Berikut merupakan kiat-kiat untuk mengolah ayam goreng yang baik:

  • Hilangkan Kulitnya

Kulit ayam memang bagian lezat dari ayam goreng, terutama karena kulit ayam memberikan tekstur renyah yang disukai banyak orang. Tetapi bahayanya, kulit ayam mengandung banyak lemak yang tidak sehat. Agar ayam goreng lebih sehat harus terlebih dulu dihilangkan bagian kulitnya.

  • Pilih Bagian Dada Ayam

Kandungan lemak di bagian dada ayam lebih rendah dibandingkan kandungan lemak di bagian lain seperti paha atau sayap. Jadi, pastikan memilih bagian dada ayam untuk digoreng ya!

  • Goreng dengan Minyak yang Tepat

Agar ayam goreng lebih sehat, goreng dengan minyak yang tepat seperti minyak kelapa, minyak canola, atau minyak kacang yang mengandung asam lemak tak jenuh tinggi (tidak mudah membentuk lemak trans yang berbahaya bagi kesehatan). Ketiga jenis minyak goreng ini juga memiliki titik didih yang tinggi, sehingga tepat digunakan untuk menggoreng.

  • Goreng dengan Minyak Baru

Menggoreng dengan minyak jelantah tidak hanya merusak rasa dan warna masakan, tapi juga membuat masakan menjadi semakin tidak sehat. Minyak goreng yang telah digunakan berulang akan mengubah komposisinya menjadi lemak trans yang berbahaya. Oleh karena itu, penggunaan minyak goreng bekas sangat tidak disarankan untuk menggoreng. Gorenglah ayam dengan minyak goreng baru.

  • Gunakan Tepung yang Tepat

Melapisi ayam dengan tepung adalah cara tepat untuk memberi tekstur renyah pada ayam, bahkan bila bagian kulitnya dibuang. Tetapi jangan menggunakan sembarang tepung untuk menggoreng ayam. Hindari menggoreng dengan tepung terigu, karena tepung terigu menyerap lebih banyak minyak. Tepung terigu dapat diganti dengan tepung beras atau tepung jagung untuk mendapatkan ayam goreng yang tidak terlalu berminyak.

  • Goreng Ayam dengan Cara yang Benar

Ayam goreng yang terlalu berminyak tentu tidak baik untuk kesehatan. Agar ayam tidak menyerap terlalu banyak minyak, ayam harus digoreng dengan suhu yang tinggi dan stabil, yaitu sekitar 180 derajat celsius. Setelah digoreng, tiriskan ayam agar minyak yang berlebih tidak meresap. Bila perlu, tiriskan ayam goreng di atas tisu dapur selama beberapa menit agar minyak berlebih benar-benar terbuang.

Cara-cara tersebut dapat dicoba untuk membuat ayam goreng yang lebih sehat. Tetapi cara terbaik tetaplah mengolah ayam dengan cara yang lebih sehat. Gorenglah ayam dengan sedikit minyak pada wajan anti lengket dan hindari menggoreng ayam dengan banyak minyak (deep fried).

Jika ingin menikmati ayam goreng tepung yang renyah, bias dilakukan dengan mengolah ayam dengan dipanggang dalam oven bersuhu 220 derajat celsius selama beberapa menit hingga ayam menjadi renyah dan berubah warna menjadi keemasan. Sajian ayam yang renyah dan sehat pun bisa terhidang. Selamat mencoba!

Resep Sayur Asem Nikmat dan Sehat

Resep Sayur Asem Nikmat dan Sehat

Sayur asem menjadi masakan khas Indonesia yang selalu punya tempat di hati penikmatnya. Setiap daerah di Indonesia memiliki beragam sajian sayur asem yang menunjukkan budaya masing-masing daerah. Salah satunya dengan menyajikan sayur asem dengan bahan yang murah, dan mudah ditemukan di masing-masing daerah. Bahan-bahan untuk membuat sayur asem pun sangat mudah dijumpai di pasar tradisional.

Sayur asem memiliki keunikan di setiap daerah, baik dari segi bahan baku sampai tampilan sayur asem pun beragam. Sebagai contoh, di daerah Betawi biasanya olahan sayur asem dibuat menggunakan asam kandis sedangkan sayur asem di daerah Jawa biasanya menggunakan asam jawa. Tampilan sayur asem pun di tiap daerah juga berbeda-beda. Kuah sayur asem dari Sumatra biasanya berwarna agak merah dan keruh, sedangkan sayur asem Betawi berkuah bening. 

Tidak hanya lezat untuk disantap, sajian otentik Indonesia ini juga mempunyai manfaat. Penggunaan bahan-bahan yang segar dinilai memiliki dampak yang baik bagi tubuh untuk diet maupun menjaga kesehatan. Berikut merupakan bahan-bahan sayur asem yang mendatangkan manfaat bagi tubuh:

  • Asem untuk membantu menurunkan berat badan

Walaupun memiliki banyak variasi berbeda, sayur asem selalu menggunakan asem sebagai bumbu masak utamanya. Selain sebagai campuran bumbu dapur dan penambah rasa dalam setiap masakan, asem memiliki banyak khasiat. Salah satunya untuk mengatasi konstipasi (sembelit), gangguan fungsi hati dan melancarkan pencernaan. Bagi yang sedang menjalani diet, khasiat ini sangat penting. Asem juga dapat membantu untuk menurunkan berat badan, karena buah asem dapat memperlambat produksi lemak serta menekan nafsu makan. 

  • Kacang panjang dan labu siam membantu melancarkan pencernaan

Salah satu bahan yang sering digunakan dalam sajian sayur asem adalah kacang panjang. Seperti asem, kacang panjang dapat membantu melancarkan pencernaan serta mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya. Labu siam juga menjadi salah satu komponen sayur asem yang cocok dikonsumsi saat diet, karena labu siam mengandung kalori rendah dan kaya serat. Selain itu labu siam memberikan efek kenyang lebih lama dan tidak mengandung lemak jahat. Manfaat lain labu siam adalah untuk melancarkan proses pencernaan.

  • Melinjo membantu mencegah penumpukan lemak pada tubuh

Melinjo merupakan salah satu bahan yang kehadirannya membuat sayur asem terasa lebih lengkap. Melinjo juga memiliki manfaat untuk diet. Kandungan stilbenoid dalam melinjo dapat membantu menghambat kerja enzim lipase, sehingga membantu menekan penyerapan dan penumpukan lemak dalam tubuh. 

Begitu banyaknya manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi sayur asem, menjadikan sayur asem menjadi menu sajian favorit untuk keluarga. Berikut berbagai resep sayur asem yang dapat dibuat dengan mudah:

  • Sayur Asem Jawa Tengah 

Keunikan sayur asem dari Jawa Tengah adalah bumbunya yang tidak dihaluskan, melainkan diiris. Berikut langkah untuk membuatnya :

  1. Masukkan irisan cabai merah, cabai hijau, bawang putih, dan bawang merah ke dalam air mendidih bersama daun salam dan lengkuas.
  2. Masukkan sayuran lainnya seperti melinjo, labu siam, kacang panjang, dan jagung manis.
  3. Setelah sayuran matang, masukkan larutan asem jawa yang terbuat dari asem jawa yang telah dilarutkan dengan 2 sendok makan air panas.
  4. Setelah dibumbui dengan gula dan garam, sayur asem pun siap disajikan.
  • Sayur Asem Bumbu Kuning

Sayur asem Bumbu Kuning terasa istimewa dengan penambahan terasi bakar dan kunyit bakar. Sayur asem ini juga menggunakan kangkung untuk menambah cita rasa dan nutrisi hidangan. Berikut langkah untuk membuatnya:

  1. Haluskan kemiri yang telah disangrai, kunyit dan terasi yang telah dibakar, dan bawang merah.
  2. Rebus bumbu halus dalam air bersama garam, gula merah, daun salam, melinjo, dan lengkuas.
  3. Masak hingga melinjo matang, lalu tambahkan jagung manis, labu siam, daun melinjo, dan air asam.
  4. Sayur Asem Bumbu Kuning pun siap tersaji.
  • Sayur Asem Ikan Patin

Ikan patin juga dapat diolah menjadi sayur asem. Caranya membuatnya sebagai berikut:

  1. Haluskan bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kemiri, terasi, dan kunyit
  2. Tumis bumbu halus tersebut hingga harum bersama asem jawa, laos, dan serai.
  3. Masukkan bumbu tumis tersebut ke dalam air, lalu rebus bersama labu siam, ikan patin, cabai hijau, dan belimbing wuluh.
  4. Tambahkan garam dan gula sesuai selera, lalu
  5. Sajikan sayur asem ikan patin ini untuk keluarga.

Selain lezat dan sehat, sayur asem merupakan sajian otentik Indonesia yang muncul dari kekayaan budaya Indonesia. Masih ragu sajikan sayur asem untuk keluarga?

Gerakan Memulai Masak Sehat

Gerakan Memulai Masak Sehat

Lezat tidaknya sebuah hidangan bergantung bagaimana cara memasaknya. Meskipun bahan juga menentukan juga, tetapi teknik memasak masih menjadi yang utama untuk membuat sajian lezat. Di samping itu, dengan memasak sendiri kita dapat menghadirkan jamuan yang lebih sehat. Bagaimana cara membuatnya? Simak ulasannya berikut ini.

  • Gunakan kaldu bukan minyak

Ini adalah salah satu kiat untuk membuat hidangan yang lebih lezat dan sehat. Jika ingin membuat tumisan gunakanlah sedikit kaldu untuk membuat sayuran layu. Demikian juga saat mengolah daging, kaldu akan membuat daging lebih berasa bumbunya.

  • Bilas dengan air panas

Usai merebus daging, siramlah dengan air panas. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan lemak yang keluar selama proses pemanasan. Dengan cara ini daging yang akan disajikan lebih lezat dan bebas lemak yang bisa mengganggu kesehatan.

  • Minimalkan konsumsi makanan olahan

Makanan olahan mengandung pengawet di dalamnya. Selain itu adanya gula tambahan dan sodium, sehingga bisa meningkatkan jumlah kalori yang diserap dalam tubuh. Kelebihan kalori tentunya bukanlah hal yang tepat terutama untuk menghadirkan pola makan yang lebih sehat.

  • Memasukkan sayuran dalam setiap hidangan

Agar komposisi gizi harian tetap terpenuhi secara seimbang, sajikanlah sayuran dalam setiap masakan. Sayuran mengandung banyak nutrisi seperti vitamin dan mineral. Selain itu mengonsumsi buah-buahan kaya serat dapat membantu penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal. Sajikanlah sayuran dan buah-buahan dalam setiap menu makanan.

Untuk melengkapinya, minuman dari buah-buahan seperti jus bisa turut disajikan. Selamat memasak sehat!

Cara Mendapatkan Manfaat Berbelanja di Pasar Tradisional Tanpa Keluar Rumah

Cara Mendapatkan Manfaat Berbelanja di Pasar Tradisional Tanpa Keluar Rumah

Di artikel sebelumnya, sudah sempat dibahas keuntungan dan kelebihan apa saja yang bisa didapatkan ketika berbelanja di pasar tradisional. Tidak bisa dipungkiri bahwa aktivitas berbelanja ke pasar tradisional menjadi salah satu aktivitas yang digemari kaum ibu. Namun, tidak semua ibu memiliki keleluasaan waktu untuk berbelanja di pasar tradisional. Misalnya, karena harus bekerja atau lokasi pasar tradisional yang jauh dari rumah. Lalu bagaimana agar para ibu tetap dapat mendapatkan manfaat berbelanja ke pasar tradisional tanpa keluar rumah. Simak artikel berikut, ya.

Tumbasin hadir untuk membantu para ibu mendapatkan manfaat belanja di pasar tradisional tanpa keluar rumah. 
Tumbasin hadir untuk membantu para ibu mendapatkan manfaat belanja di pasar tradisional tanpa keluar rumah.

Cara mendapatkan manfaat berbelanja di pasar tradisional tanpa keluar rumah.

Meski sebagian orang menganggap berbelanja ke pasar tradisional kurang nyaman karena faktor tempat atau lokasi yang kurang bersih, namun aktivitas berbelanja ke pasar tradisional masih banyak digemari. Tidak jarang, pasar tradisional juga menjadi sarana untuk berwisata belanja di akhir pekan. Pembeli menyakini bahwa berbelanja di pasar tradisional masih memberikan beberapa keuntungan dan kelebihan, seperti adanya interaksi sosial, bisa menawar harga, dan mendapatkan produk yang lebih segar.

Saat akhir pekan, berbelanja ke pasar tradisional dilakukan sekaligus sebagai tujuan rekreasional. Biasanya, di momen seperti ini pembeli tidak terlalu terburu-buru dan bisa menghabiskan waktu lebih lama di pasar tradisional. Di hari biasa, sebagian besar pembeli yang datang ke pasar tradisional berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Durasi berbelanja di pasar tradisional pada hari biasa juga lebih singkat, dan diharapkan lebih efektif serta efisien dibandingkan saat akhir pekan atau hari libur.

Dengan berbagai keuntungan dan kelebihan berbelanja di pasar tradisional, tidak sedikit masyarakat khususnya kaum ibu yang mempertahankan rutinitasnya ini. Bagi kaum ibu, pasar tradisional merupakan tempat yang menyenangkan untuk berbelanja. Jika ada masakan yang harus diolah pagi-pagi sekali, pasar tradisional menjadi pilihan utama para ibu karena jam bukanya lebih pagi.

Selain jam buka pasar tradisional yang lebih pagi, para ibu hapal benar bahwa mereka bisa mendapatkan harga bahan pangan yang relatif lebih murah dan terjangkau dibandingkan jika berbelanja ke supermarket.

Semua kelebihan yang bisa didapatkan dari pasar tradisional menjadi magnet tersendiri bagi kaum ibu. Namun, bagaimana jika aktivitas berbelanja di pasar tradisional ini terkendala oleh waktu dan jarak. Banyak ibu bekerja yang gemar berbelanja ke pasar tradisional, namun tidak lagi memiliki waktu. Atau ibu rumah tangga yang ingin berbelanja ke pasar tradisional, tetapi jarak pasarnya jauh?

Tumbasin hadir untuk membantu para ibu mendapatkan manfaat belanja di pasar tradisional tanpa keluar rumah.

Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, hampir semua permasalahan sehari-hari dapat dicari solusinya. Tidak terkecuali dengan permasalahan yang melanda kaum ibu. Jika berbelanja di pasar tradisional masih menjadi pilihan utama karena berbagai kelebihan dan keuntungannya maka solusi waktu dan jarak dapat diatasi dengan sebuah aplikasi belanja online di pasar tradisional yang memungkinkan para ibu tetap mendapatkan manfaat yang sama seolah berbelanja sendiri ke pasar tradisional.

Aplikasi berbelanja online di pasar tradisional, tumbasin, berusaha untuk selalu mengedepankan manfaat-manfaat yang bisa didapatkan oleh pelanggan yang terbiasa mendapatkan manfaat berbelanja langsung di pasar tradisional. Misalnya saja dalam hal menjaga kualitas produk atau bahan pangan yang dijual melalui aplikasi. Tumbasin memiliki tim quality control utuk memastikan produk dan bahan pangan yang dipilih segar dan berkualitas.

Hal tersebut tentunya ditunjang oleh keahlian tim pasar dalam menjaring pedagang dengan komoditi yang layak jual dan sesuai standar. Hasilnya, bahan pangan dan produk makanan yang dijual adalah yang sudah terpilih kualitasnya. Begitu pun soal harga, tumbasin berusaha semaksimal mungkin menciptakan nilai yang saling menguntungkan antara pedagang dan pembeli.

Jika berbelanja di supermarket harus terlebih dahulu menunggu jam buka maka dengan aplikasi Tumbasin, pembeli bisa berbelanja bahkan satu hari sebelumnya. Jika sebelumnya pembeli harus meluangkan waktu, mencari tempat parkir di pasar maka dengan aplikasi tumbasin, pembeli tetap mendapatkan manfaat berbelanja ke pasar tradisional tanpa harus keluar rumah. Bahan pangan atau bahan masakan akan diantarkan ke rumah sesuai dengan hari pemesanan.

Jadi, tertarik untuk segera menikmati kemudahan berbelanja di pasar tradisional dengan segudang manfaatnya? Bagi pengalaman ibu menggunakan aplikasi tumbasin di kolom komentar, dan dapatkan berbagai kesepakatan menarik seperti halnya saat berbelanja di pasar tradisional.

Menyiapkan Bekal Anak Sekolah Tanpa Keluar Rumah

Menyiapkan Bekal Anak Sekolah Tanpa Keluar Rumah

Bekal Sekolah Anak
Menyiapkan Bekal Sekolah Anak Dengan Bantuan Aplikasi Belanja Online

Berakhirnya momen liburan sekolah membuat para ibu mulai sibuk menyiapkan bekal sekolah saat pagi hari. Momen ini menjadi penting karena para ibu menginginkan anak-anaknya tetap mendapat asupan gizi yang baik selama bersekolah. Untuk itu, sebagai seorang ibu, menyiapkan bekal sekolah menjadi tugas yang tidak boleh dilewatkan. Saking pentingnya, pada akhir pekan para ibu sudah mulai berbelanja kebutuhan memasak untuk bekal sekolah selama satu minggu. Tetapi bagaimana jika pada akhir pekan ibu tidak sempat berbelanja ke pasar? Tenang. Saat ini sudah ada solusi menyiapkan bekal anak sekolah tanpa keluar rumah.

Aplikasi belanja online di pasar tradisional yang memudahkan aktivitas harian para ibu.

Hidup di era teknologi menuntut gaya hidup yang praktis. Seringkali kita membutuhkan bantuan teknologi agar aktivitas harian menjadi lebih mudah. Salah satu teknologi yang sangat membantu adalah adanya aplikasi berbelanja online. Cukup banyak pilihan aplikasi belanja online yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Tinggal membuka aplikasi yang sesuai kebutuhan di ponsel, lalu melakukan beberapa langkah hingga barang yang dibutuhkan sampai ke rumah.

bagaimana dengan kebutuhan harian yang hanya bisa didapatkan di pasar tradisional? Apakah ada aplikasi yang bisa membantu para ibu untuk berbelanja di pasar tradisional tanpa perlu keluar rumah? Lalu apakah barang atau bahan masakan yang dibutuhkan tersebut bisa langsung diantarkan ke rumah pada hari yang sama? Solusi untuk kebutuhan tersebut, saat ini sudah dipecahkan oleh tumbasin, sebuah aplikasi belanja online yang membantu konsumen untuk memenuhi kebutuhan harian yang berasal dari pasar-pasar tradisional.

Dengan adanya aplikasi tumbasin, para ibu bisa mempersiapkan bekal anak sekolah tanpa perlu keluar rumah. Cukup tentukan terlebih dahulu menu yang akan dijadikan bekal sekolah anak selama seminggu, lalu buatlah daftar belanjaannya. Kemudian carilah bahan-bahan tersebut dengan membuka aplikasi belanja online tumbasin. Aplikasi tumbasin dapat diunduh di playstore. Kemudian ikuti langkah-langkah untuk membuat pesanan, proses pembayaran, hingga pengantaran.

Setelah melakukan order, crew tumbasin yang akan berbelanja bahan-bahan atau barang yang dibutuhkan. Barang atau bahan yang dibutuhkan akan dipilih dan dipilah dengan cermat serta teliti sesuai dengan standar dari bagian quality control . Selanjutnya bahan masakan atau barang belanjaan akan diantarkan ke rumah pemesan. Praktis dan mudah, bukan?

Dengan aplikasi tumbasin, ibu dapat menghemat waktu : tidak perlu pergi ke pasar tradisional, menawar, sampai memilih produk. Akhir pekan juga bisa dihabiskan di rumah bersama anak-anak dan keluarga sambil menunggu bahan masakan diantarkan ke rumah. Dengan begitu pada saat akhir pekan berakhir dan hari-hari aktif bekerja serta sekolah tiba, ibu sudah memiliki bahan masakan yang bisa diolah menjadi bekal sekolah untuk anak-anak.

 

 

Beberapa Kiat Agar Memasak Selama Bulan Puasa

Beberapa Kiat Agar Memasak Selama Bulan Puasa

Menghidangkan makanan istimewa yang menggugah selera sekaligus sehat bagi seluruh anggota keluarga di bulan Ramadhan merupakan tantangan tersendiri para ibu-ibu. Terlebih bagi ibu-ibu yang waktu memasaknya terbatas dikarenakan memiliki kesibukan lain, misalnya bekerja kantoran.

Agar waktu yang dimiliki tidak hanya habis digunakan untuk memasak di dapur maka ada baiknya selama bulan Ramadhan kita membuat rancangan menu mingguan yang kita susun untuk satu bulan.

Berikut ini adalah beberapa kiat agar menyiapkan hidangan selama bulan Ramadhan menjadi lebih mudah dan terasa praktis.

  1. Mulai menyetok bahan-bahan makanan. Ada baiknya bahan makanan pokok sudah kita beli jauh-jauh hari sebelum bulan puasa tiba. Tentunya ini juga untuk berjaga-jaga agar kita tidak mendapatkan harga yang sudah melonjak naik selama bulan puasa. Stok yang bisa kita siapkan misalnya beras, telur, gula pasir, tepung, minyak goreng, dan bumbu-bumbu yang umumnya digunakan untuk memasak.
  2. Menyiapkan frozen food dan makanan kering juga bisa menjadi alternatif untuk mengurangi waktu yang kita alokasikan untuk memasak. Pesanlah makanan kering dan simpan dalam wadah-wadah kedap udara. Simpan juga beberapa jenis makanan beku di freezer. Makanan kering dan makanan beku ini bisa digunakan sebagai persediaan di saat kita tidak memiliki waktu panjang untuk memasak.
  3. Manfaatkan aplikasi belanja online di pasar tradisional untuk mengurangi tenaga dan waktu yang dihabiskan untuk menyetok persediaan bahan makanan yang segar. Jangan menyimpan bahan-bahan makanan yang mudah layu atau membusuk pada saat bulan puasa karena selain justru akan menghambat proses memasak juga memerlukan waktu tambahan untuk membersihkannya. Manfaatkan jasa ‘personal shopper’ dari aplikasi belanja online di pasar tradisional untuk mendapatkan bahan msakan segar setiap beberapa hari sekali dalam satu minggu.
  4. Buatlah jadwal menu harian. Dengan begitu kita tidak dipusingkan dengan ‘akan memasak apa hari ini?’ atau ‘akan berbuka puasa’ dengan apa pada hari ini yang kemudian justru berakhir dengan kita memesan makanan secara online. Buatlah jadwal menu mingguan dan lakukan food preparation setelah habis berbelanja.

Lakukan food preparation untuk menyingkat waktu memasak. Misalnya dengan mengolah setengah terlebih dahulu bahan masakan yang sudah dibeli, misalnya mengungkep ayam atau daging dengan bumbu kemudian menyimpan dan membekukannya. Menyiangi dan mencuci sayuran yang akan diolah menjadi sayuran, atau memotong-motong bahan makanan yang akan diolah menjadi masakan.

Mengatur Anggaran Belanja Selama Ramadhan

Mengatur Anggaran Belanja Selama Ramadhan

Beberapa hari lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Tentunya ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, misalnya mulai menata hati dan diri, sampai melakukan persiapan fisik dan mental agar bulan puasa yang jatuh di awal bulan Mei 2019 ini dapat kita jalani dengan baik.

Ada juga persiapan lainnya yang tidak boleh kita lupakan, yaitu menyiapkan anggaran dan kondisi keuangan untuk menghadapi Bulan Ramadhan.  Salah satu anggaran yang harus dipersiapkan adalah anggaran belanja selama Ramadhan karena meski frekuensi kita makan selama bulan puasa berkurang, namun ada beberapa orang yang anggaran belanja dan ‘uang makan’ selama bulan puasanya justru membengkak.

Ada baiknya masalah anggaran ini sudah dipersiapkan sebelum bulan puasa dimulai. Diawali dengan menentukan prioritas dalam mengalokasikan penghasilan yang kita dapat karena selain anggaran belanja mingguan yang digunakan untuk makan dan minum biasanya bertambah, ada anggaran-anggaran lainnya yang juga harus dipersiapkan.

Misalnya saja membeli pakaian untuk anak dan keluarga, anggaran untuk mudik dan silaturahmi, sampai yang tidak kalah penting yaitu anggaran untuk bersedekah dan membayar zakat.

Dalam hal menganggarkan belanja mingguan, ada beberapa hal yang perlu kita ingat. Selama Ramadhan biasanya harga bahan pokok juga ikut naik. Untuk itu pertimbangkan dengan baik anggaran belanja mingguan selama Ramadhan. Ada baiknya bahan-bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur dan lain sebagainya dibeli sebelum bulan puasa dimulai.

Membuat rencana menu mingguan juga akan memudahkan kita untuk mengalokasikan sebagian penghasilan dalam membuat anggaran belanja mingguan. Ingat juga bahwa selama berpuasa kita mungkin akan beberapa kali berbuka puasa di luar. Hal ini tentu saja terhitung sebagai pengeluaran tambahan selama bulan puasa.

Setelah membagi-bagi pengeluaran, simpan terlebih dahulu uang untuk sedekah, membayar zakat, dan uang ‘THR’ untuk orangtua atau keponakan-ponakan dalam pos khusus. Begitu juga jika kita berencana untuk pulang kampung. Siapakan terlebih dahulu dananya, jangan sampai nanti sekembalinya mudik, anggaran kita jadi semakin menipis. Membuat anggaran selama bulan puasa merupakan salah satu cara untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Anggaran dengan pengeluaran reguler seperti yang dilakukan pada bulan-bulan lain sebaiknya tetap dijalankan dengan teratur. Jangan lupa untuk mengatur antara tagihan bulanan, investasi, tabungan, dan pengeluaran sehari-hari menurut prioritasnya masing-masing. Biasanya keinginan untuk berbelanja akan muncul saat bulan Ramadhan. Sebaiknya kita benar-benar dapat memilih dan memilih apa saja yang memang benar-benar dibutuhkan.

Membuat Frozen Food Untuk Stok Bahan Makanan Selama Ramadhan

Membuat Frozen Food Untuk Stok Bahan Makanan Selama Ramadhan

Siapa yang tiba-tiba menghabiskan begitu banyak waktu di dapur selama Ramadahan ini? Alih-alih fokus beribadah banyak yang kemudian terjebak ke dalam rutinitas memasak yang terlalu heboh selama bulan puasa. Dengan dalih ingin menyiapkan sesuatu yang istimewa untuk berbuka puasa, kita tidak sadar sudah membuang banyak waktu hanya untuk memasak.

Padahal selama bulan Ramadahan kita juga punya ‘target’ lain selain menyiapkan hidangan berbuka yang istimewa. Meskipun memasak dan menyiapkan makanan untuk berbuka puasa bagi seluruh anggota keluarga juga memberikan kita pahala, namun kita juga tetap harus menjadwalkan waktu memasak kita agar tidak mendominasi seluruh waktu yang kita miliki.

Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk membuat kegiatan memasak tidak terlalu menyita waktu, antara lain dengan membuat daftar belanja dan menu mingguan sebelum mulai memasak, menggunakan aplikasi belanja online di pasar tradisional untuk memudahkan kegiatan berbelanja kita, melakukan food preparation, sampai menyiapkan makanan beku atau frozen food buatan sendiri untuk stok makanan berbuka dan sahur.

Makanan beku yang bisa langsung digoreng dan dikonsumsi biasanya digemari pada saat kita makan sahur karena kepraktisannya. Hal ini bisa memudahkan dan menyingkat waktu memasak kita saat menjelang sahur. Beberapa frozen food yang bisa dipilih antara lain, nugget, bakso, hingga sosis.

Selain makanan olahan di atas, kita juga bisa membuat sendiri beberapa makanan kesukaan yang kemudian dibekukan sehingga jangka waktu simpan dan konsumsinya lebih lama. Misalnya saja dengan membuat Ayam Bumbu Ungkep, Otak-Otak Ikan, Bakso Daging, hingga beberapa jenis sambal, atau kaldu-kalduan.

Tidak perlu terpatok dengan makanan beku yang sering beredar di pasaran, kita juga bisa membuat kreasi makanan beku berbahan ikan atau seafood untuk laternatif rasa dan gizi. Camilan seperti sempolan juga bisa kita bekukan untuk kemudian dikonsumsi sebagai camilan pada saat berbuka puasa.

Kaldu-kalduan, misalnya kaldu ayam dan sayur bisa kita buat jauh-jauh hari kemudian disimpan dalam keadaan beku dan baru dipakai saat akan memasak sayur sop atau sayur lainnya yang berkuah. Sementara beberapa jenis sambal juga bisa disimpan dalam keadaan beku kemudian dipanaskan terlebih dahulu saat akan dikonsumsi, misalnya dengan membuat sambal balado yang dicampur dengan bahan protein hewani. Selain frozen food, makanan kering seperti serundeng dan kremesan juga bisa menjadi alternatif teman bersantap dengan nasi yang lezat. Jadi, sudah menyiapkan frozen food apa saja untuk bulan puasa nanti?